RSS

Proses Produksi Gula Cair

Gula cair tebu produksi kami melalui tahapan proses sedemikian rupa sehingga diperoleh suatu produk gula cair yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan industri makanan & minuman yang berkualitas tinggi, natural, ekonomis dan praktis.

STANDART PROSES PRODUKSI

brosur gula cair hal 4 copy

1. Cane/ Tebu
Kami memilih bahan baku tebu kualitas terbaik dari budidaya kami sendiri maupun dari mitra kami.

2. Ekstrasi
Bahan baku tebu pilihan di ekstrasi bertingkat untuk memperoleh nira tebu dengan rendemen yang baik.

3. Purification
Nira tebu dimatikan jasad renik agar tidak rusak kemudian ditambah unsur-unsur alami untuk mengikat padatan dan kotoran yang terkandung dalam nira tebu selama proses ekstrasi sehingga dihasilkan nira jernih dengan kualitas terbaik.

4. De Colouring & Filtrasi
Nira jernih selanjutnya diproses agar hilang unsur warna, bau serta unsur-unsur logam berat yang membahayakan bagi kesehatan dengan pengaturan keasaman nira sehingga diperoleh nira yang jernih dan keasaman mendekati netral.

5. Ion Exchange
Ion Exchange atau penukar ion bertujuan untuk pengkondisian PH agar mendekati netral dan untuk menangkap logam berat dan unsur lain yang tidak baik bagi kesehatan.

6. Vacuum Pan
Teknologi penguapan hampa (Vacuum Evaporator) dilakukan pada proses akhir pengelolaan gula cair pada suhu ± 65° C untuk menghindari proses terjadinya karamelisasi, dengan teknologi penguapan hampa ini maka dihasilkan gula cair yang sangat bening dan menarik.

7. Liquid Sugar Cane
Setelah nira tebu di proses dengan penguapan hampa sampai tingkat konsentrasi gula cair tertentu misalnya brix 67 atau brix 75 tahap berikutnya conditioning hingga mencapai suhu kamar kemudian ditampung di storage untuk pengemasan.

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Juni 4, 2013 in Uncategorized

 
Gambar

Keunggulan Produk Gula Cair

gulaaaaaaaGula merupakan salah satu kebutuhan pokok bagi masyarakat dan industri makanan dan minuman, seiring kemajuan teknologi dan tuntutan akan efisiensi penggunaan gula kristal dirasa kurang menguntungkan dibanding dengan gula cair.
Kenapa gula di produksi dalam bentuk kristal padat, padahal setiap pemakaian gula selalu dilebur kembali apakah untuk makanan, minuman rumah tangga maupun industri, mungkin dulu pada awal-awal industri gula kemasan untuk commodity cair masih susah, shampoo juga dalam bentuk powder putih belum ada shampoo cair, bahkan obat-obatan kebanyakan dalam bentuk puyer belum ada obat penurun panas dan obat batuk botolan.
Saat ini dunia juga mulai dengan pemanis gula dalam bentuk cair, pemikiran yang sederhana, investasi yang lebih murah, yield yang sejenis tanpa ada biaya produksi tambahan dan sebenarnya konsumen diuntungkan karena tidak kehilangan energy untuk meleburkan kembali.
Dengan gula cair ini akan memperoleh banyak keuntungan diantaranya :

  • Ekonomis, praktis dan higienis
  • Lebih fresh dan tahan lama
  • Menambah tekstur dan kekentalan
  • Tanpa bahan kimia
  • Berfungsi sebagai pemanis, sirup dan rasa sekaligus
  • Rendah glikemik indeks
  • Bebas gluten
  • Bebas dari kotoran
  • Bebas dari fruktosa tinggi
  • Larut langsung dalam minuman panas dan dingin atau makanan
 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Juni 3, 2013 in Uncategorized